Ruang konsultasi online ini disediakan bagi Anda sebagai wujud pelayanan kepada masyarakat dilandasi itikad baik. Setiap pertanyaan maupun keluhan akan dijawab sebaik mungkin. Apabila ada foto sebagai pelengkap keterangan dapat dikirimkan melalui email: arsimedik@yahoo.com

“Melayani dengan hati & bijak” adalah motto dari ibu dokter pengasuh weblog ini.

Semoga bermanfaat bagi Anda semua.

Salam Mata Sehat!

*Saran kami sebagai asisten dari pengasuh weblog konsultasi online ini, bila dilakukan penanganan/pengobatan sendiri tanpa ada konsultasi/pemeriksaan tatap muka/resep dari dokter ahli, bukan tanggung jawab pengasuh weblog ini.

41 Responses to “Konsul 1”

  1. Rike Says:

    Selamat siang dok,

    Dokter saya punya teman yang kasus seperti ini:
    mata dia sebelah kiri -7 setelah didiagnosa ternyata urat retinanya hampir lepas jadi dioperasi n untuk mengikatnya dikasih silicon. Menurut dokternya setelah 5-6 bulan kemudian harus dilepas. pertannyaannya:
    1. Apa betul setelah 5/6 bulan silicon tersebut harus dilepas? kalo ga dilepas resikonya gimana?
    2. Apa betul silicon bisa menyebabkan katarak? kalo silicon sudah dilepas apa kah mungkin 6 bulan kemudian retinanya bisa lepas or sobek lagi? Apa ada cara lain agar retina ga lepas lagi?
    3. Apa mungkin mata yang sebelah kanannya mengalami hal yang serupa? mengingat matanya -13 dan selinder 5. cara apa yang harus dilakukan untuk antisipasi?

    sebelum dan sesudahnya saya ucapkan banyak terima kasih.

    Salam

    rike

    1. asisten Says:

      Selamat siang Rike,

      Kondisi awal mata temanmu memang berisiko untuk terjadi lepasnya retina (ablatio retina) karena menderita minus yang tinggi. Mungkin silikon yang kamu maksud adalah minyak silikon ya.

      Tujuan pemberian minyak silikon adalah supaya dapat memberikan tekanan pada retina agar tidak lepas lagi. Minyak silikon memang harus dikeluarkan setelah 5-6 bulan karena dapat terjadi emulsifikasi sehingga keruh dan kekeruhan ini bisa menempel di kornea, menyumbat aliran cairan mata bahkan katarak dan glaukoma.

      Namun jangan kuatir, karena minyak ini setelah dikeluarkan masih dapat disuntikkan kembali dengan minyak yang baru sehingga retina masih dapat dipertahankan posisinya.

      Retina yang sudah dioperasi masih ada risiko lepas kembali karena berbagai hal: adanya kerusakan retina yang parah sebelum operasi, timbulnya jaringan parut di retina, ada kelainan retina misalnya lubang atau robekan yang tidak terdeteksi sewaktu operasi, atau pasien terkena trauma pukulan atau mengangkat berat pasca operasi.

      Mengenai kondisi mata kanan, harus diperiksa, apakah ada kelainan atau risiko terjadinya ablatio retina. minus 13 sebenarnya sangat berisiko, apalagi kalau disertai kelainan retina lainnya.

      saya sarankan untuk pemeriksaan mata, jangan mengangkat beban terlalu berat, hindari batuk/mengedan terlalu keras. kadang-kadang dapat dilakukan pencegahan berupa laser, tetapi ini semua tergantung dari kondisi retinanya.

      semua tindakan harus berdasarkan hasil pemeriksaan yang lengkap.

      Demikian informasi dari saya. bila ada hal yang masih ingin ditanyakan, jangan sungkan untuk berkonsultasi kembali.

      Salam Mata Sehat,
      Rose

  2. Purnomo Says:

    Selamat pagi dok,

    Saya punya masalah dok. Mata saya rabun sebelah, yaitu mata kiri. Mungkin sekarang sudah hampir buta. Jika saya menutup mata kanan/berusaha melihat dengan mata kiri saja, maka yang terlihat hanya buram, bahkan saya tidak bisa melihat bentuk benda2 dihadapan saya, hanya cahaya dominan di sekitar saya yang bisa saya tangkap.

    Karena rabun itulah, mungkin mata kiri saya menjadi juling karena merupakan mata malas.
    Apa yang menjadi pertanyaan saya adalah :
    1. Apakah normal saya memiliki mata rabun sebelah?
    2. Bagaimanakah saya dapat mengatasinya?
    3. Bagaimana mengobati mata kiri yang terlanjur juling atau setidaknya mencegahnya semakin parah?

    Terima kasih sebelum dan sesudahnya, dok.

    Salam

    1. asisten Says:

      Halo Mas Purnomo,

      Pada umumnya kondisi kedua mata kita tidaklah sama persis baik tajam penglihatan, kecerahan maupun kontrasnya, tetapi normalnya tidak berbeda jauh. dikatakan mata malas jika salah satu mata mempunyai fungsi penglihatan yang tidak maksimal seperti mata yang satunya.

      Pada kasus anda, saya tidak tahu apa penyebab mata kirimu buram seperti itu, karena umumnya mata malas tidak sampai separah itu. Mungkin ada penyebab lain juga.

      Juling memang dapat disebabkan oleh mata malas, namun harus ditelusuri lagi apakah ada kelainan lain seperti di otot atau saraf atau ada faktor keturunan juling di keluarga.

      Sayangnya anda tidak menceritakan apakah terdapat riwayat pemakaian kacamata, sejak kapan buram, kondisi mata kanan anda seperti apa.pemeriksaan apa saja yang sudah dijalani. Karena dengan pemeriksaan yang lengkap dan menyeluruh disertai riwayat yang detail baru akan diperoleh suatu kesimpulan diagnosis, dengan demikian saran pun akan diberikan lebih tepat.

      Pengobatan mata juling tergantung penyebabnya. kalau juling ringan, kadangkala bisa pakai kacamata saja. tetapi bila juling berat sejak lahir atau ada kelainan saraf dan otot, biasanya dioperasi untuk indikasi kosmetik.

      Saran saya, periksakan mata anda ke dokter mata demi penanganan yang lebih baik.

      Salam Mata Sehat,
      Rose

  3. Nilam Says:

    selamat pagi dok,, mau tanya,,
    usia saya 23 tahun
    1. buat kesehatan mata, atau amannya buat mata, bagusan lensa kaca atau plastik?
    2. saya periksa mata 2 hari yang lalu. minus saya naik 0,5. jadi berdasarkan pemeriksaan terakhir itu mata kanan saya minus 4,25, yang kiri minus 3. saya juga ingat saya periksa mata setahun lalu, waktu itu katanya saya belum perlu ganti kacamata. kacamata terakhir yang saya pakai hingga hari ini sudah lebih dari 5 tahun. pertanyaan saya, kok minus saya masih nambah ya dok? dokter yang 2 hari lalu ngurusin saya si bilang saya disuru lasik aja. omg2 dok, klu uda dilasik, saya bisa minus lagi g?
    3. waktu periksa, saya kan bareng teman saya. di bill-nya ada refraktometri sama tonometri. di bill saya tonometrinya ngga ada. jadi waktu diperiksa, kan ada yang matanya kaya ditembak angin gitu. saya selalu berkedip dan menjauhkan mata saya. akhirnya proses itu ngga dilanjutkan, dilanjutkan liat gambar kapal2an, yang saya pikir namanya refraktometri. nah yang saya berkedip terus itu namanya tonometri bukan? itu buat apa si dok? terus, kenapa saya ngga kuat ditembak angin gitu, teman saya baik2 saja. saya juga susah banget kalu mau pakai contact lens. begitu ada sesuatu yang menyentuh mata saya, saya langsung berkedip. ini kenapa ya? apa ada saraf yang lemah atau mata saya kenapa gitu?
    mohon bantuannya ya dok,, terima kasi banyak,,

    1. asisten Says:

      Halo bu Nilam,

      Lensa kacamata dari plastik mempunyai kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya awet karena tidak mudah pecah seperti kaca, tetapi mungkin bisa lebih cepat kusam.

      Kalau kaca kan lebih bening. tapi lebih berat. mau pilih yang mana, tergantung kesukaan/selera, karena keduanya aman untuk mata.

      Banyak faktor yang mempengaruhi hasil pemeriksaan minus. Mungkin saja memang bertambah karena memang kacamatanya sudah 5 tahun yang lalu saat bu Nilam masih berusia 18 tahun, masih ada proses pertumbuhan, atau sebenarnya yang sekarang over correction atau yang dulu undercorrection.

      Karena pengukurannya bukan di satu tempat, kadang2 pemeriksaan bisa jadi hasilnya berbeda. Namun pertambahan 0,5 bukanlah masalah besar selama mata kita masih bisa membaca dengan optimal.

      Tonometri adalah pemeriksaan tekanan di dalam bola mata, yang ibu maksud dengan hembusan angin tersebut adalah tonometri non kontak. Ada beberapa hal yang membuat pemeriksaan ini susah dilakukan. Pertama, mungkin ibu ada rasa takut/khawatir kalau anginnya kena mata dan bisa berakibat negatif. Kedua, mungkin mata ibu memang sangat sensitif, hal ini didukung pengakuan bahwa ibu kesulitan bila ingin memakai contact lens. Ambang sensitif setiap orang berbeda-beda, ibu mungkin lebih peka. Ketiga, ada gangguan di kelopak atau ada jaringan parut di kornea sehingga menyulitkan pemeriksaan.

      Demikian penjelasan saya. Kiranya bermanfaat.

      Salam Mata Sehat,
      Rose

  4. ari Says:

    Selamat pagi dokter….
    Nama saya Ari…mau tanya dikit nih dok…
    Mata kiri saya ada dua benjolan,di bawah dan diatas, nah yg benjolan yg dibawah udah dioperasi..kata dokter yg mengoperasi sy…katanya isi benjolan yg bawah itu terdapat kayak cairan seperti nanah….tp dia tidak mengoperasi benjolan yg atas (di bagian dalam kelopak mata sy)..katanya benjolan itu kecil dan kalau di suntik bisa kempes sendiri…
    Yang ingin sy tanyakan….apa dalam riwayat penyakit mata, khususnya benjolan dimata…memang ada benjolan yg bisa kempes sendiri setelah disuntuk atau kempes sendiri setelah rutin diberi salep? maaf ya dok bukannya sy meragukan dokter yg mengoperasi sy…cuman sebagai orang awam sy hanya heran kok sy dioperasi nya tuh hanya benjolan yg di bawah..nggak sekaligus yg diatas nya biar beres sekalian…
    Terimakasih

    Regards,

    Ari

    1. asisten Says:

      Selamat siang Ari,

      Kalau benjolan yang seperti kamu maksudkan kadangkala bisa kempes dengan obat atau suntikan, tidak perlu langsung dioperasi. Tetapi kalau sudah kronis dan tidak bisa kempes2 malah sering kambuh, itu sudah indikasi dioperasi.

      Saya tidak tahu alasan dokter yg mengoperasi mata Anda kenapa hanya melakukan pada 1 benjolan saja, sebaiknya ditanyakan langsung saja krn dokter tsb tentunya paling tahu kondisi mata Anda yg sebnrnya. Sampai saat ini, bgm kondisi kedua benjolan tsb?

      Salam Mata Sehat,
      Rose

  5. ari Says:

    Selamat siang dok….
    Saat ini benjolan di bagian bawah mata sy sudah dioperasi….dan diberi obat berupa beberapa kapsul dan tablet dan salep….sedang kan di bagian atas mata tidak di operasi..hanya diberi salep dan menurut dokter yg negoperasi sy benjolannya kecil dan tidak perlu di operasi….

  6. antok Says:

    dok saya mau menanyakan kejadian yang dialami oleh ibu saya. begini dok, ibu saya sering mengeluarkan air mata tanpa sebab. atau dalam istilah jawanya sering mbrebes. tiap satu jam keluar air mata. apa ya dok yang di alami oleh ibu saya, trimakasih

  7. antok Says:

    siang dok
    dok kalo mata sering keluar air matanya itu kenapa ya dok ? ibu saya yang mengalami hal demikian, hampir tiap satu jam mesti keluar air mata. tapi kata ibu saya gak terasa sakit. kenapa ya dok

    1. asisten Says:

      Halo Antok,

      Pertanyaanmu no.6&7 kurang lebih sama ya. Mengenai air mata yang keluar pada orang tua apalagi yang sudah mengalami menopause (berhenti haid) adalah hal sering terjadi. Hal ini bisa disebabkan oleh gangguan hormonal, produksi kalenjar air mata yg abnornmal, iritasi mata, infeksi mata, atau ada beberapa sebab yg harus melalui tahapan pemeriksaan mata secara menyeluruh.

      Disarankan untuk konsultasi dokter mata agar keluhan tidak memberat dan penanganan yg lebih cepat tentu akan diperoleh hasil yg lebih baik. Dan, hindari penggunaan obat-obat tetes mata diluar resep dokter mata ya.

      Salam Mata Sehat,
      Rose

  8. lisalim777 Says:

    Pagi dok, saya mau tanya, mata sebelah kanan suka melihat seperti ada sinar/cahaya dari samping. Apalagi kalau di ruangan yg agak remang, sinar/cahaya sering terlihat seperti turun kebawah. Saya suka kaget sendiri kalau lihat sinar itu. Memang minggu lalu mata terpukul. Ada yg salah dgn mata saya, dok? Terima kasih atas bantuan jawabannya ya.

    1. asisten Says:

      Selamat siang Lisa,
      Sebaiknya sesegera mungkin diperiksakan ke dokter mata, karena trauma pasca pukulan dapat menyebabkan retina robek bahkan lepas, yang efeknya seperti kilatan-kilatan cahaya.

      Salam Mata Sehat,
      Rose

  9. eni dwi lestari Says:

    selamat siang dr.Rose
    saya mau tanya nic….bagaimana menurut kesehatan tentang gurah mata di salon kecantikan, apakah itu membahayakan, terima kasih.

    1. asisten Says:

      Halo Eni,

      Saya tidak tahu gurah mata yang kamu maksudkan di salon kecantikan tersebut seperti apa. Bisa kamu jelaskan lebih rinci apa saja yang dilakukan dan memakai bahan apa.
      Secara pribadi selaku dr mata, saya tidak pernah menganjurkan pembersihan/pencucian mata tanpa indikasi medis. Sebab struktur mata yg cukup rumit, halus, sensitif, & sistem persyarafannya harus sangat hati2 dalam penanganannya, apalagi mata adalah salah satu pemberian Tuhan yg berharga sekali.
      Contoh sederhana saja, bila mata diumpamakan sebagai mobil mewah bermerk ferrari, kemudian di suatu hari mengalami sedikit kerusakan dan ingin kita perbaiki, tentu saja sangat tidak tepat & beresiko tinggi bila kita bawa ke bengkel motor misalnya.
      Demikian penjelasan sy, semoga bermanfaat.

      Salam Mata Sehat,
      Rose

  10. Herlina Ifkar Says:

    Dear dokter.. 3 thn yg lalu sy pernah menjalani operasi phakic iol. Setahun yg lalu lensanya lepas dan keesokan harinya sy langsung di operasi reposisi. 2 minggu stlh reposisi..mata saya seperti melihat pelangi (Kalau sy melihat cahaya)..lama kelamaan mata sy seperti berkabut. Sy hny diberi tetes mata cendo ophtalgon yg katanya hrs dipakai seumur hidup. Ternyt pada saat pembedahan kornea mata saya terkena pisau bedah.. Skrng pengelihatan sy semakin buram..sy tdk bs melihat apapun kecuali cahaya. Dokter bilang saya hrs cangkok kornea kalau ingin bs melihat lg. Apa betul begitu dok? ternyata operasi di rs. Mata yg terkenal dan mahal sekalipun tdk menjamin berhasil ya.. Jujur dok..saya kecewa,sedih dan nyaris putus asa.

    1. asisten Says:

      Hai Bu Herlina,

      Kalau boleh tahu, ibu umurnya saat ini berapa ya dan apa penyebab lepasnya lensa yang sudah ditanam di mata tersebut?

      Keluhan penglihatan seperti melihat pelangi, berkabut,buram biasanya adalah keluhan karena ada edema/sembab di kornea pasca operasi.
      Tentunya dr yang mengoperasi yang mengetahui persis kondisi kornea ibu sebelumnya dan saat ini.

      Jikalau kornea mengalami kekeruhan yang menetap, maka satu-satunya harapan adalah dengan menjalani cangkok kornea. tetapi ini juga ada risiko gagal (banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilannya), namun bukan berarti harus menyerah sebelum mencoba kan?.

      Keberhasilan operasi katarak dipengaruhi beberapa faktor seperti ketelitian pemeriksaan mata, keahlian bedah dokter, kondisi mata pasien sebelum operasi (ada kelainan di salah satu struktur mata saja bisa mempengaruhi hasil operasi di kemudian hari), kerjasama yang baik antara pasien dan dokter selama tindakan operasi, dan perawatan pasca operasi termasuk larangan dan penggunaan obat-obatan, serta kontrol pasca operasi.

      Saya berharap ibu tetap semangat dan optimis ya menghadapi keadaan mata ibu. Kecewa dan sedih pasti dialami karena hasil operasi tidak sesuai dengan harapan yang ibu kehendaki. Menangis berlebihan hanya akan memperberat kerusakan kornea, oleh karena itu berdoa dan tetap berupaya untuk mendapatkan pengobatan terbaik buat kornea ibu.

      Salam hangat,
      Rose

  11. Anton Says:

    Salam dr. Rose,
    Perkenalkan nama saya Anton, saya memiliki pasangan seorang wanita (20 th)yang memiliki minus yang tinggi yaitu -12 silinder.
    Saat dia melakukan pemeriksaan mata ada berita buruk mengenai kesehatan matanya.
    Perkembangan bola matanya terus bertambah dan semakin melonjong padahal umumnya perkembangan bola mata terhenti saat kita berumur 18th.
    Selain itu dia diharuskan menghindari pekerjaan fisik yang terlalu berat dikarenakan adanya kontraksi otot yang berlebihan yang dapat mempengaruhi matanya.
    Selain itu dia juga disarankan untuk melakukan operasi Caesar saat melakukan proses persalinan dikarenakan adanya kontraksi otot yang juga berlebihan saat melakukan persalinan secara normal.
    Saya ingin menanyakan apakah penyebab dari ketidaknormalan perkembangan bola mata pasangan saya tersebut serta apakah benar analisa atau diagnosa dari orang yang memeriksa mata pasangan saya tersebut? Lalu apakah yang dapat kami lakukan agar kesehatan mata dari pasangan saya tersebut tetap terjaga dengan baik?
    Atas perhatian dan jawabannya saya ucapkan terima kasih.

    Anton.

    1. asisten Says:

      Halo pak Anton,

      Mata minus umumnya dipengaruhi oleh 4 faktor yaitu kecembungan kornea, indeks bias cairan mata, kecembungan lensa mata, dan panjang bola mata.

      Untuk wanita memang umumnya pertumbuhan mata (panjang bola mata) sudah stabil ketika memasuki usia 18 tahun. Namun jangan lupa, masih ada 3 faktor lain seperti yang disebut di atas yang dapat mempengaruhi status refraksi seseorang.

      Pemeriksaan mata lengkap dan rutin sangat dianjurkan bagi orang yang menderita minus tinggi seperti pemeriksaan keadaan kornea, lensa mata, tekanan bola mata, retina dan lapang pandang untuk melihat adanya kelainan pada kornea,lensa, retina ataupun saraf mata. Bila ada kelainan retina seperti degenerasi, lubang, robekan atau kelainan bawaan, maka sangat dianjurkan untuk tidak melakukan aktivitas berat seperti mengangkat beban yang berat, mengedan dan hindari penggunaan obat-obat tetes mata tanpa resep dari dokter mata.

      Tujuan pembatasan aktivititas tersebut adalah untuk menghindari risiko terjadinya ablasio retina (retina yang lepas) yang seringkali dialami oleh pasien dengan minus tinggi.

      Tepat tidaknya diagnosis dokter yang memeriksa tidak bisa saya tentukan karena saya tidak memeriksa langsung kondisi mata pasangan anda.

      Sebaiknya selalu memeriksakan mata secara teratur minimal 6 bulan sekali untuk mengevaluasi perkembangan kondisi mata dan meminimalisir risiko terjadinya komplikasi pada mata minus tinggi.

      Salam mata sehat,
      Rose

  12. Rusli Says:

    dokter,
    rusli ingin bertanya..
    bebarapa hari yang lalu, pada mata kiri anak saya ada benjolan, dan sampai sekarang kok semakin besar. awalnya sih saya kira kena kencing kecoa, karena sebagian besar kelopak mata agak kemerahan dan agak membengkak. semakin hari semakin kelihatan ada benjolan. awalnya setelah bengkak, ada benjolan kecil, lama lama semakin besar. dan sampai sekarang kelihatan besar. apalagi kalau pas posisi mata merem, benjolan tersebut kelihatan besar. saya sudah mencoba periksa ke RSUD dan diperiksa oleh dokter spesialis mata, katanya sih ada semacam lemak dibawah kulit.trus saya berpikir kok cuman membutuhkan beberapa hari saja (kira2 4 hari ) kok benjolan semakin besar. Pertanyaan saya :
    1. apakah penyebab benjolan di kulit kelopak mata tersebut?
    2. seberapa bahayakan benjolan tersebut? pengaruhnya ke mata
    3. bagaimana cara untuk menghilangkan? (selain dioperasi tentunya).

    sekian dulu dari saya, sebelumnya saya ucapkan terimakasih

    1. asisten Says:

      Selamat pagi Bp. Rusli,

      Benjolan/pembengkakan yang disertai kemerahan pada kulit dan sakit merupakan manifestasi infeksi. Umumnya, pada anak kecil sering timbul bintil/timbil/bisul atau karena gigitan serangga yang dapat mengakibatkan infeksi di kelopak mata.

      Bila dimungkinkan, bapak dapat mengirimkan foto kelopak mata anaknya ke email arsimedik (at) yahoo.com.
      Supaya saya dapat mengetahui lebih jelas infeksi tipe apa.

      Hal yang berbahaya pada infeksi di kelopak mata adalah bila terjadi pengumpulan nanah (abses) bahkan infeksi yang menjalar ke jaringan sekitar mata (selulitis orbita), hingga ke otak. Saya harap tidak sampai demikian ya pak.

      Infeksi apapun di kelopak mata harus segera ditangani, baik dengan obat khusus untuk mata maupun obat oral yang diminum.

      Tidak selalu harus dilakukan operasi, namun kadangkala perlu tindakan untuk mengeluarkan nanah sehingga mempercepat proses penyembuhan.

      Demikian
      Salam Mata Sehat,

      Rose

  13. Susi Says:

    Selamat pagi dr.rose
    saya mau bertanya…
    Apa minus mata bisa turun?
    Apa ada kemungkinan -1.5 bisa turun menjadi -0.25? Kmrn dulu saya periksa d apotik dekat rumah -1.5. 3bln kemudian, saya periksa di kantor turun menjadi -0.25.kok bisa turun banyak ya dok?padahal saya tidak memakai obat mata apapun….
    Selama memakai kacamata yang -1.5,kepala saya sering pusing.apa ada kemungkinan pemeriksaan mata saya yang pertama keliru?
    Apa ada faktor yang bisa menyebabkan minus mata bisa turun?mohon penjelasannya
    Terima kasih sebelumnya

    1. asisten Says:

      Selamat siang Susi,

      Pada dasarnya ada 3 faktor penting yang mempengaruhi hasil pemeriksaan mata, yakni:

      1) Standar pemeriksaan, baik kualitas alat yang digunakan & standar ruang pemeriksaan serta sistem penerangan dalam ruangnya.
      2) Pemeriksa, orang yang berkompeten & memiliki keahlian di bidang mata tentu lebih mengetahui kondisi mata pasiennya dibandingkan dengan orang-orang yang tidak memiliki keahlian di bidang mata tetapi hanya mengandalkan alat/mesin digital mata untuk mengetahui ukuran kacamata seseorang (umumnya hasil itu tidak dikonfirmasi lagi dengan pemeriksaan objektif menggunakan lensa mata/trial lens hingga pasien merasa nyaman dan cocok dengan ukuran kacamatanya).
      3) Kondisi mata pasien saat diperiksa, bila dalam keadaan mata lelah atau ada penyakit mata lain yang menyertai tentu akan mempengaruhi ketepatan hasil pemeriksaan mata.

      Bila ada keluhan pusing akibat pemakaian kacamata harus diperiksakan kembali secara seksama. Karena mungkin ukurannya yang over, atau ada faktor lain yang mempengaruhi.

      Bila usia Anda sudah dewasa, status refraksi mata umumnya sudah stabil (tidak naik turun drastis). Sehingga sangat kecil kemungkinan terjadinya penurunan mata minus yang sedemikian besar (-1,5 menjadi -0,25 /bila pengukurannya benar).

      Pemeriksaan mata berkala sangat dianjurkan setiap 6 bulan sekali, untuk mengevaluasi progresivitas mata minus.

      Salam Mata Sehat,
      Rose

  14. Hendi Says:

    salam malam Dr. Rose….

    saya ingin bertanya kpd dokter ttg masalah mata saya, pupil mata saya melebar.. memang sebelum memakai narkoba jenis ekstasi mata saya normal…apa ada cara penyembuhannya dok?? saya sangat terganggu sekali dgn keadaan saya sekarang ini. jika kurang jelas saya akan mengirimkn foto mata saya dan minta email dokter kLo bisa?? dan kLo habis berolahraga mata saya cenderung kelihatan aneeh… mohon bantuannya dok. Terima Kasih byk

    1. asisten Says:

      Selamat pagi Hendi,

      Tentu saja kita semua tahu bahwa konsumsi narkoba menimbulkan banyak efek samping yang merugikan semua bagian tubuh termasuk mata.

      Dampak pada mata anda merupakan efek dari kerusakan saraf otak.

      Agar saya bisa mengetahui kelainan mata yang anda anggap aneh tersebut, silahkan kirimkan foto/video mata anda Sebelum dan Sesudah berolahraga ke arsimedik (at) yahoo.com
      Supaya saya dapat memberikan saran yang lebih tepat.

      Salam Mata Sehat,
      Rose

  15. tantimaloto Says:

    saya mau tanya nih,…sudah 7 thn saya sering mengalami rasa pegal dan gak nyaman pada mata kanan saya(suka timbul dan hilang tak bisa diprediksi), pertama kali saya berobat ke Rs Psr rebo kt dokter sy terkenal gejala glaukoma,…kemudian sy tak lanjuti berobatnya krn sy rasakan mata sy sudah g p2 ttp mulai 2 th terakhir ini sy mulai merasakan kembali pegal dn gak nyaman itu kemudian saya berobat ke RS aini tapi hasinya ktnya mata saya ga pa2 tp saya masih terus merasakan pegal n gak nyaman itu, apkah benar saya menderita glukom? pemeriksaan apalagi sih yang harus saya jalani? adakah check up mata lengkap? dimana? dan berapa kira2 biayanya?

    1. asisten Says:

      Bpk/Ibu Tantimaloto,

      Saya tidak tahu umur Anda karena tidak dicantumkan. Rasa pegal dan tidak nyaman di mata dapat disebabkan banyak faktor, di antaranya pemakaian kacamata jauh maupun kacamata baca (bila usia anda sudah di atas 40 tahun), ada kelainan di dalam bola mata, atau kelainan saraf, pembuluh darah sekitar wajah bahkan struktur-struktur di sekitar bola mata.

      Ada beberapa jenis glaukoma, secara garis besar ada 2, yaitu sudut terbuka (biasanya tidak menimbulkan keluhan mata yang nyata seperti sakit, buram, ataupun mata merah), dan jenis kedua yaitu sudut tertutup (gejala sangat khas berupa buram, sakit di mata dan kepala hebat, mata merah).

      Untuk mendiagnosis glaukoma harus dijalani beberapa pemeriksaan seperti melihat sudut mata (terbuka atau tertutup), saraf mata, tekanan bola mata dan pemeriksaan lapang pandang.

      Bila DUA dari 3 pemeriksaan yang terakhir saya sebutkan ditemukan pada mata Anda, maka disebut GLAUKOMA.
      Anda dapat melakukan pemeriksaan mata lengkap ini di RS yang menyediakan pemeriksaan dan peralatan mata lengkap. Tentunya dengan dokter mata yang anda percaya dan bisa menjelaskan dengan baik.

      Salam Mata Sehat,
      Rose

  16. ani nukri Says:

    siang dok..
    saya ani..
    mau nanya ne.. biasanya saya memakai kacamata yang minus 1.75.. sekarang ini saya ganti ke soft lens.. kira kira bagus ga ya dok penggunaan sofflens itu…
    terimakasih dok

    1. asisten Says:

      Siang Ani,

      Bagi sebagian besar orang, kacamata terkesan lebih berat, karena faktor desain frame dan gagangnya, sehingga kadangkala menimbulkan rasa tidak nyaman akibat gagang dan framenya yang tidak pas/berat. Namun tentu saja saat ini hal tersebut tidak terlalu dipermasalahkan karena teknologi frame dan kaca yang maju, telah diperoleh material yang ringan dan cukup nyaman dipakai sehari-hari.

      Penggunaan soft lens memang memiliki kelebihan, antara lain ukuran minus menjadi lebih kecil dan bayangan yg dihasilkan menjadi lebih besar dan jelas, serta lebih ringan bila dibandingkan dengan kacamata.

      Di masa sekarang, penggunaan soft lens yang berwarna hingga bermotif menjadi trend anak muda.
      Namun, di sisi lain penggunaan soft lens juga terdapat kelemahan seperti membutuhkan perawatan yang telaten, tidak boleh kotor, oleh karena bila tidak higienis dapat menimbulkan risiko terjadinya iritasi hingga infeksi mata. Kadangkala bagi yang tidak hati-hati, soft lens juga dapat menyelip di sela-sela bola mata.

      Jika anda adalah seorang yang rapi, telaten, dengan mata yang tidak sering kena angin/debu, penggunaan soft lens tidak menimbulkan masalah. Tetapi bila sebaliknya, sebaiknya dipikirkan risiko dan kemungkinan komplikasi yang dapat terjadi.

      Salam mata sehat,
      Rose

  17. kiki Says:

    dok hari ini di kantor, saya baru saja melakukan tes mata yang di adakan optic setempat dan hasilnya mata kanan -1.75, mata kiri -1.25 dan silinder -0.25. pemeriksaannya menggunkan alat untuk memfoto mata.
    Yang jadi pertanyaan saya, apakah hasil pemeriksaan itu valid?? Karena teman saya yang juga di tes selindernya 1 padahal ketika periksa ditempat lain belum lama ini selindernya 2. setahu saya selinder itu tidak bisa berkurang seperti minus.
    Apakah saya perlu menggunkan kaca mata mengingat setiap hari saya bekerja di depan komputer. Terima kasih…. mohon balasannya juga dikirim ke email yach dok..

    1. asisten Says:

      Hai Kiki,

      Pemeriksaan mata tidak semata-mata mengandalkan alat digital, tapi selalu harus dikonfirmasi (dicek ricek kembali) dengan pemeriksaan manual menggunakan lensa mata yang ukurannya berbeda-beda oleh orang yang kompeten di bidang mata.

      Lensa-lensa tersebut dicobakan ke pasien secara teliti hingga didapatkan ukuran yang paling nyaman, tepat/presisi dan tidak menyebabkan pusing pada pasien. Setelah itu baru dibuatkan resep kacamata.

      Bila belum berusia 40 tahun ke atas, kacamata tidak wajib dipakai untuk melakukan pekerjaan jarak dekat (misalnya di depan komputer), kecuali memang sangat dibutuhkan. Mengenai silinder, masih bisa berubah, namun tidak mungkin berubah secara drastis dan dalam waktu singkat. Bila melihat kasus Anda, nampaknya ada salah satu tes yang kemungkinan meleset atau tidak tepat pengukurannya.

      Salam mata sehat,
      Rose

  18. sarul Says:

    Saya mempunyai masalah sama seperti salah seorang yang bertanya…Cuma, masalah saya tidaklah seberat mana..mata saya juling hanya pada sebelah mata…mungkin juga ia dinamakan mata malas di mana, sekiranya saya tidak fokus terhadap sesuatu, mata sebelah kanan itu akan lari dari kedudukannya…namun, sekiranya saya mengawal mata kanan itu, kedua-dua belah berada pada kedudukan normal…

    Saya juga seorang yang rabun mata dan silau…Mata juling saya kelihatan agak ketara apabila saya tidak memakai cermin mata…Namun, apabila cermin mata dipakai, mata berada di dalam keadaan normal…Mengapa boleh terjadi keadaan seperti itu ya?….Sekiranya saya melirik mata ke arah tepi, kedudukan mata juga akan lari..Kenapa terjadi begitu ya?

  19. sarul Says:

    maaf bertanya lagi…mengapa hanya sesetengah orang sahaja apabila memakai cermin mata, mata nya akan lurus pada kedudukannya…tetapi terdapat juga orang yg bermata juling, apabila memakai cermin mata akan nampak mata julingnya?…

    Sekiranya saya memakai cermin mata, dan ingin bertukar untuk memakai ‘contact lens’, adakah matanya akan masih nampak juling?…atau pun ianya akan berada pada kedudukan yang betul seperti apa yang saya pkai menggunakan cermin mata?

    Terima kasih dOc kerana sudi membantu..

    1. asisten Says:

      Hi Sarul,

      Usia Anda sekarang berapa? Ukuran kacamata yang dipakai berapa ya untuk kedua mata?

      Mata juling dapat disebabkan beberapa hal seperti: bawaan lahir (congenital), kelainan saraf, kelainan otot mata, amblyopia (mata malas), dll.

      Mata juling itu ada yang manifest (tropia) dan tidak manifest (phoria), tergantung dari dapat tidaknya kedua mata mengadakan fusi. Bila masih ada mekanisme fusi, maka kadang-kadang orang tersebut tidak terlihat juling, tetapi bila tidak ada mekanisme fusi, pasti julingnya akan jelas sekali meskipun sudah diberi glasses.

      Secara logika, bila dengan glasses kedudukan bisa tampak lurus, maka dengan contact lens harusnya juga bisa.

      Harus diketahui dulu penyebab juling pada mata anda karena apa (tentunya harus melalui serangkaian pemeriksaan mata terlebih dahulu), baru bisa diberikan saran yang tepat untuk pemakaian contact lens.

      Salam mata sehat,
      Rose

  20. asisten Says:

    HALAMAN KONSULTASI ONLINE INI TELAH PENUH. SILAHKAN ISI DI HALAMAN KONSUL 2. TERIMA KASIH

  21. widhie purbowati Says:

    dok saya mau nanya suami saya kan juling, apakah itu bisa menurun ke anak saya? keluarga besar suami saya tdk ada yang juling kecuali suami saya. dia menderita juling sejak lahir

  22. fredy Says:

    dok adik saya mau nanya klu mata adik saya sebelah kiri min 3 kanan 7 dan adik saya lagi mau kejakarta berobat tapi saya bingung mau ke dokter mana saya mau nanya solusi terbaiknya saya harus ke doktermana? dan apakah bisa dilaser??
    tq

  23. wahyu purna Says:

    saya mau tanya Dok, kenapa akhir2 ini mata saya sering sekali gatal ya???
    saya sampai tdk bisa menahannya dan akhirnya menguceknya,,,
    apa yg harus saya lakukan ya Dok???
    mohon bantuannya,,,terimakasih….

  24. arief Says:

    siang dok, terima kasih web ini sangat membantu..saya numpang tanya dok,ibu saya 75th didiagnosa glaukoma akut di mata kanan. setelah diberikan obat kondisi sudah membaik walaupun penglihatan tetap buram. obat yg dipakai adalah tetes mata epidemisin, timol, dan obat oral glaucon serta ksr. sekarang hanya saya tetes timol di kedua mata sehari 1 tetes. mhn info apakah ada efek samping timol jika digunakan jangka panjang? obat apa yg paling tepat untuk menjaga agar glaukoma tidak kambuh lagi? apakah harus digunakan seumur hidup? obat apa untuk menerangkan pandangan yg kabur? saya lihat di internet ada obat herbal radix vitae, apakah itu boleh digunakan? terima kasih bu dokter atas informasinya.

  25. andre Says:

    selamat pagi dr, sy mau tanya sebetulnya sakit mata apa yg sy derita kalau malam mata sebelah kanan sy seperti ngeliat kilatan kilatan cahaya seperti lampu disco dan apa obat yg harus sy gunakan.trimakasih dr.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 62 other followers